Kamis, 27 November 2014

Ternyata Mendirikan Bisnis Properti Itu Tidak Butuh Modal Besar

Ingin Menjadi Taipan Properti Seperti Ciputra, Trihatma Haliman, Li Ka-Shing? Ternyata Mendirikan Bisnis Properti Tidak Butuh Modal Besar!

Bisnis properti, sebagaimana bisnis pada umumnya, bisa Anda mulai tanpa butuh modal yang banyak. Asal Anda tahu dasar-dasar dari mana Anda harus memulai. Meskipun sederhana, dasar-dasar ini akan membuat Anda berdiri dengan lebih tegak di dunia properti. Seperti apa?

Persiapan

Jika bisnis properti adalah hal yang baru bagi Anda, maka hal paling penting yang bisa Anda lakukan adalah jangan terburu-buru. Luangkan waktu Anda untuk mempelajari segala sesuatunya. Di tahap persiapan ini, Anda perlu menciptakan sebuah merek personal yang terdengar profesional untuk bisnis Anda dan sebuah rencana bisnis yang sempurna. Jangan khawatir, pasar Anda tidak akan pernah menghilang meskipun Anda berpaling sebentar ke arah lain. Justru, langkah persiapan inilah yang akan menentukan jalan atau tidaknya bisnis Anda selama beberapa bulan pertama. Kerjakan dengan benar, dan Anda siap untuk mencicipi sukses.

Ternyata Mendirikan Bisnis Properti Itu Tidak Butuh Modal Besar modal untuk bisnis properti modal bisnis properti mendirikan bisnis properti bisnis properti modal kecil bisnis properti

 

Rabu, 26 November 2014

Inilah Prospek Bisnis Properti Indonesia

Seperti Apa Prospek Bisnis Properti di Indonesia?

Mungkin Anda pernah mempunyai teman yang bekerja di perusahaan properti. Sebenarnya apa sih enaknya kerja di properti? Bagaimana prospek bisnis properti Indonesia? Sehingga begitu perusahaan properti di Indonesia dan bahkan perusahaan asing ingin berbisnis properti di Indonesia?

Ekonomi di Indonesia yang stabil

Jangan salah, ekonomi Indonesia pada waktu presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat stabil dan bahkan cenderung meningkat. Ketika ekonomi meningkat, berarti ekonomi masyarakat di Indonesia juga meningkat. Inilah kenapa banyak perusahaan swasta yang bergerak dibidang properti. Bahkan sekarang tidak hanya diperkotaan yang menjadi perburuan para perusahaan properti, tetapi juga di daerah-daerah. Ini juga termasuk naiknya taraf hidup di daerah, karena daya beli masyarakat untuk properti juga cukup tinggi walaupun tidak setinggi di perkotaan.

Inilah Prospek Bisnis Properti Indonesia prospek properti indonesia prospek bisnis properti indonesia prospek bisnis properti bisnis properti indonesia

Properti merupakan kebutuhan masyarakat

Walaupun termasuk kebutuhan primer, tetapi properti tetap merupakan kebutuhan masyarakat. Tentunya masyarakat membutuhkan tempat tinggal, entah itu kalangan menengah keatas dan menengah kebawah. Banyak properti di perkotaan yang berharga lumayan tinggi dan bahkan tergolong tinggi. Semakin strategis tempatnya, juga semakin mahal. Ini juga berlaku untuk bisnis properti di daerah. Anda pasti banyak melihat perumahan baru di daerah-daerah, ini juga merupakan prospek bisnis properti di Indonesia

Selasa, 25 November 2014

Istana Sederhana untuk Warga Kolong Langit

 
Elang Gumilang Wujudkan Rumah Idaman Untuk Kalangan Menegah Ke Bawah
Ia bertekad membuat sebuah perumahan yang diperuntukan kalangan menengah ke bawah dengan harga jual sebesar Rp 25 jutaan dan dapat dicicil setiap bulannya sebesar Rp 90 ribu.
Ada banyak cara yang dilakukan orang untuk menjadikan hidupnya lebih berkualitas. Elang Gumilang merupakan pemuda asal Bogor yang giat dalam bekerja.
Lahir dari keluarga yang berkecukupan tak membuat sosok Elang menjadi pribadi yang manja. Sejak duduk dibangku SMA, Elang mulai berbisnis kecil-kecilan untuk menambah uang saku. Berjualan donat di sekitaran sekolah menjadi pilihannya. Tak disangka hasilnya lumayan.
Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini sebelumnya juga telah mencoba memasarkan minyak yang juga menjadi bisnis keluarganya. Sebagai seorang pria ia tak merasa malu membawa tas besar yang berisikan minyak goreng.
Tak mau berhenti di situ, Elang mencoba peruntungan di dunia pendidikan dengan membuka jasa les bahasa Inggris. Ketertarikannya pada dunia properti dimulai saat ia bertemu dengan pemulung di jalan saat hendak pulang ke rumah.
 
Kisah Inspiratif Anak Muda Bogor Membuat Perumahan Untuk Warga Miskin rumah murah rumah miskin rumah 100 juta properti elang gumilang profil elang gumilang perumahan murah elang gumilang

Bersama kawan-kawannya Elang mendirikan Elang Group. Ia bertekad membuat sebuah perumahan yang diperuntukkan kalangan menengah ke bawah dengan harga jual sebesar Rp 25 jutaan dan dapat dicicil setiap bulannya sebesar Rp 90 ribu.
Semua unit-unit di perumahannya laku keras. Kini Elang tengah menimati hasil kerja kerasnya dan sudah memiliki 8 perumahan di bawah naungan Elang Group.
Penasaran dengan kisah Bos muda ini? Yuk simak kisahnya Baca di sini
 Sumber : http://www.dream.co.id

Silahkan Baca Info properti Disini :
Langkah Cerdas Untuk Menjadi Developer Properti
Contoh Desain Properti Rumah Idaman Anda
Cara Jualan Properti Via Online
Sistem Informasi Developer Properti

Jual Paket Desain Rumah

Langkah Kreatif dan Adaptif Jadi Developer

Jumat, 21 November 2014

LANGKAH CERDAS BISNIS DEVELOPER PROPERTI


http://www.theproperty-developer.com/?id=belajarpropert

E-book The Property Developer (Panduan Praktis Langkah Cerdas Strategi Sukses Menjadi Developer Properti) sebanyak 111 Halaman ebook yang mengupas tuntas bagaimana cara cerdas menjadi developer properti tanpa modal besar, di tulis dengan bahasa praktisi serta lugas sehingga mudah untuk diterapkan, dan menjadi acuan wajib langkah cerdas anda menuju menjadi pengusaha developer properti, materi dalam ebook:

1. Strategi Memulai Bisnis
2. Instrumen Modal
3. HOT DEAL Lahan
4. Survey Pasar itu Penting
5. Strategi Perencanaan Lahan
6. Strategi Perencanaan Keuangan
7. Strategi Memasarkan Properti
8. Bermain Cash Flow Bisnis
9. Kerjasama Perbankan
10. Mengelola Pembangunan
11. Pajak-pajak dalam Dunia Properti
12. 15 Nasehat Bisnis Developer Properti

Saya yakin ebook ini diluncurkan dengan pemikiran yang sangat sederhana "Keinginan untuk Berbagi". Sebagai seorang mitra dan sahabat saya menilai sosok Aryo Diponegoro adalah seseorang yg friendly, care, terbuka, penuh dedikasi, easy going dan apa adanya.
http://www.theproperty-developer.com/?id=belajarpropert

Sosok Aryo Diponegoro sangat menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda untuk lebih berani 'take action' menggeluti bidang property khususnya untuk menjadi seorang developer.
Ebook ini hanya salah satu ide kecil AD untuk terus berkarya demi kemajuan negeri ini melalui property.

Miliki ebook ini SEGERA, sebelum orang disamping Anda ACTION duluan...!!
Silahkan kunjungi laman selengkapnya DISINI

Testimonial Pengguna Ebook silahkan klik disini

Kamis, 07 Agustus 2014

Cermin Bukan Hanya untuk "Selfie"


Cermin bisa membuat ruangan tampak lebih luas dari kondisi sebenarnya. Cermin juga bisa membantu distribusi cahaya dan membuat sudut-sudut tersembunyi di dalam ruangan lebih terang. 

Oleh karena itu, pemilik rumah mungil tentu sudah paham bahwa penggunaan cermin di dalam rumah tidak hanya bermanfaat untuk "selfie". Namun, belum banyak pemilik rumah yang menyadari, cermin bisa dipasang dengan berbagai cara. Tidak hanya dengan cara menggantungnya pada dinding.
 

Rumah Ideal, Penuh Cerita Bahagia Pemiliknya


Interior tempat tinggal seharusnya menggambarkan kepribadian pemiliknya. Bukan sekadar untuk alasan praktis, hal ini juga penting untuk kehidupan selanjutnya. 

Mengutip Huffington Post, desainer Nate Berkus mengatakan bahwa pemilik bisa lebih terinspirasi jika isi rumahnya penuh dengan barang-barang yang membuatnya bahagia. Namun, bagaimana cara mencapai hal ini?
"Ruang penuh dengan barang-barang yang membuat kita bahagia bisa mengingatkan kita pada tempat-tempat yang pernah kita singgahi, orang yang kita cintai, dan bagaimana perjalanan hidup kita. Hal ini juga membantu kita lebih terinspirasi," ujar Berkus.
Berkus menyertakan beberapa cara agar rumah dapat "menceritakan" kisah hidup pemiliknya. Tidak hanya soal identitas saat ini, tapi juga karakter dambaan yang diinginkan pemiliknya.

Perlahan tapi pasti
Cara pertama, pemilik rumah perlu menyingkirkan keinginan untuk melakukan segala hal secara terburu-buru. Misalnya, keinginan untuk membuat seisi rumah langsung tampak cantik. Keinginan semacam ini membuat pemilik rumah biasanya memilih jalan pintas dengan membeli satu set furnitur yang berwarna, berpenampilan, dan berbentuk seragam.
"Interior terbaik, interior yang tampak, berfungsi, dan terasa paling baik, adalah interior yang disatukan dan dikoleksi dari waktu ke waktu," ujar Berkus.

Buah tangan penuh kenangan
Cara kedua adalah mengoleksi. Pemilik rumah bisa mengumpulkan cenderamata dari tiap perjalanan yang dilakukan sekeluarga. Pemilik rumah juga bisa mengumpulkan barang-barang yang menandai hasil jerih payahnya.
Berkus mencontohkan, dia pernah bekerjasama dengan klien yang menyukai perjalanan wisata. Dia sudah pergi berlibur ke banyak tempat bersama kekasihnya. Sang klien mengumpulkan pasir dari setiap pantai yang dia kunjungi bersama pasangannya di dalam kotak film mungil. Berkus memindahkan pasir-pasir ini ke dalam wadah kaca cantik, membubuhkan tanggal perjalanan pada tiap wadah, dan memajangnya di rak buku.
"Kini, setiap kali masuk ke rumah mereka, Anda akan melihat 30 sampel pasir di rak buku mereka. Hal ini begitu mencolok dan benar-benar menceritakan siapa diri mereka," imbuh Berkus.

Pengembang "Lari" ke Pinggir, Membidik Segmen Mahasiswa....


Direktur Pengembangan dan Penjualan Adhi Persada Properti (APP), R. Pulung Prahasto menuturkan bahwa perusahaannya kini beralih dari pengembangan di pusat kota ke luar Jakarta. Hal tersebut didorong oleh semakin terbatasnya lahan. Khusus untuk pengembangan proyek ritel, Jakarta pun tidak serta-merta memberikan izin pembangunan.

"Kita lari ke pinggiran Jakarta karena sudah sulit mencari lahan di Jakarta, begitu juga perizinan," ujar Pulung di Jakarta, Rabu (23/7/2014).

Selain itu, Pulung juga mengungkapkan bahwa peta pengembangan di dalam kota Jakarta pun sudah jenuh. Sebagai contoh, pengembangan residensial umumnya ada di Jakarta Selatan,  Barat,  dan Utara. Karena itu, perusahaannya mulai mengambil peluang di Jakarta Timur.